Kuliah sambil kerja sekarang udah bukan hal yang mustahil, apalagi sejak ada sistem perkuliahan yang fleksibel kayak di UT. Tapi walaupun kelihatannya “bebas”, tetap ada tantangan yang harus kamu siapin dari awal.

Nah, di sini aku mau sharing pengalaman sekaligus gambaran real soal gimana rasanya kuliah di UT—biar kamu nggak kaget dan bisa lebih siap jalaninnya.

1. Fleksibel banget buat yang sibuk
Jujur ya, salah satu alasan kenapa aku betah di UT itu karena sistemnya fleksibel parah. Cocok banget buat kamu yang kuliah sambil kerja atau punya aktivitas lain. Nggak ribet harus datang ke kampus tiap hari, semua bisa diatur sendiri.

2. Awal-awal bakal kaget, itu wajar
Buat mahasiswa baru, sistem belajar di UT tuh agak “beda dunia”. Nggak kayak kampus biasa yang full diarahkan dosen. Di sini kamu harus lebih aktif sendiri. Jadi kalau ngerasa bingung di awal, santai aja, semua juga ngalamin kok.

3. Jangan sok tahu, rajin nanya itu wajib
Karena sistemnya mandiri, jangan sampai kamu diem-diem aja kalau nggak paham. Lebih baik keliatan “banyak nanya” daripada salah langkah. Tanya ke admin, tutor, atau senior juga boleh banget.

4. BMP jadi senjata utama belajar
Setiap kamu daftar mata kuliah, nanti bakal dapet BMP (Bahan Materi Pokok). Ini semacam “kitab wajib” kamu selama kuliah. Isinya lengkap banget, jadi jangan dianggurin, manfaatin semaksimal mungkin.

5. Kenalan sama senior itu penting banget
Ini tips yang sering diremehin. Padahal ngobrol sama senior tuh bisa bantu banget—mulai dari cara belajar, trik ngerjain tugas, sampai tips lolos ujian. Ibaratnya, mereka udah pernah di posisi kamu.

Baca Juga  : Kuliah Karyawan UT, Seperti Apa dan Bagaimana?

Pilihan sistem kuliah: mau santai atau ngebut?
Di UT ada dua jalur:

Sipas → cocok buat yang nggak mau ribet, karena semua mata kuliah udah diatur. Tinggal daftar, bayar, beres.

Non sipas → buat yang pengen lebih fleksibel dan cepat lulus. Kamu bisa pilih mata kuliah sendiri sampai maksimal 20 SKS (aturan terbaru).

Kalau target kamu lulus cepat, biasanya orang pilih non sipas, bahkan bisa selesai sekitar 3,5 tahun.

6. Tugas itu penyelamat, bukan beban
Serius deh, jangan anggap remeh tugas, tuton, atau TMK. Kadang nilai dari situ yang bantu “ngangkat” nilai kamu kalau UAS lagi nggak bersahabat. Jadi kerjain dengan niat, jangan asal-asalan.

7. Tuton itu intens, siapin mental
Tuton (tutorial online) biasanya berlangsung sekitar 8 sesi alias 8 minggu. Dan selama itu, tugas bakal datang terus. Apalagi ada tugas di inisiasi tertentu (kayak ke-3, 5, dan 7). Jadi harus pintar bagi waktu.

8. Jangan kalap ambil mata kuliah
Pengalaman pribadi nih… semester awal aku ambil 7 mata kuliah, dan ternyata itu cukup bikin kewalahan. Apalagi kalau sambil kerja. Jadi mending realistis aja, sesuaikan sama kemampuan kamu.

9. Ujian model Take Home Exam (THE)
Sekarang sistem ujian di UT banyak yang pakai THE. Soalnya bentuk essay dan biasanya terdiri dari beberapa bagian (a, b, c, dst). Kelebihannya, kamu boleh buka buku bahkan cari referensi di internet. Tapi inget, wajib cantumin sumber ya!

10. Karil, versi “skripsi yang lebih santai”
Di UT nggak pakai skripsi biasa, tapi diganti dengan karil (karya ilmiah). Secara konsep mirip, tapi katanya lebih simpel dan nggak setebal skripsi kampus pada umumnya. Jadi masih aman lah. 

11. Cocok buat kamu yang nggak mau ribet
Kalau kamu tipe yang males ribet urus jadwal tatap muka, atau pengen full online dari awal sampai lulus, UT ini bisa jadi pilihan paling masuk akal. Tinggal pilih sistem sipas non TTM, dan kamu bisa kuliah dengan lebih santai tapi tetap jalan.

Intinya sih, kuliah di UT itu bukan soal susah atau gampang, tapi soal seberapa siap kamu jadi mahasiswa mandiri. Kalau bisa ngatur waktu dan konsisten, dijamin lancar sampai lulus. 

Pada akhirnya, kuliah di UT itu balik lagi ke diri kamu sendiri. Mau santai tapi tetap jalan, atau ngebut biar cepat lulus, semua bisa diatur.

Yang penting konsisten, nggak males, dan pintar bagi waktu. Kalau kamu bisa pegang itu semua, kuliah di UT bukan cuma doable, tapi juga bisa jadi jalan terbaik buat upgrade diri tanpa harus ninggalin kerjaan. 

Sumber artikel : https://id.quora.com/profile/Hanina-Nia-Aulia 

Bagaimana Rasanya Kuliah di Universitas Terbuka?

Bagaimana Rasanya Kuliah di Universitas Terbuka?

Cerita ini di ambil dari kisah Nani Haerani di Quora, gini ceritanya : Waktu pertama kali kuliah di Universitas Terbuka itu rasanya campur aduk banget—seneng, bahagia, sekaligus bangga. Kayak, “anjir akhirnya gue bisa kuliah juga.” Padahal sebelumnya gak pernah...

Apakah di Universitas Terbuka ada Kelompok Belajar atau Grup Kuliah

Apakah di Universitas Terbuka ada Kelompok Belajar atau Grup Kuliah

Kelompok belajar atau grup kuliah itu sebenarnya ada, tapi bukan disediakan langsung oleh Universitas Terbuka. Jadi intinya, kita harus aktif cari sendiri, biasanya lewat sosialisasi di internet kalau mau gabung. Menurut penuturan Deyna di Quora, Walaupun dia masih...

Kuliah Karyawan UT, Seperti Apa dan Bagaimana?

Kuliah Karyawan UT, Seperti Apa dan Bagaimana?

Umur makin nambah, tapi waktu buat lanjut kuliah masih belum ketemu juga? Padahal sekarang udah ada opsi kuliah online, yaitu sistem perkuliahan yang bikin kamu tetap bisa kerja sambil ngejar pendidikan. Bahkan, kamu bisa kuliah dari jarak jauh, yang jelas cocok...